Black suits comin'!! Kalau penggemar film Men In Back dari seri 1 pasti tau potongan lyric itu. Lagi-lagi si "duet maut" ini beraksi memberantas para alien yang nakal. Kalo kita perhatiin, pemainnya (Will Smith & Tommy Lee Jones) makin tua aja kelihatannya dibanding waktu film pertamanya (ya iyalah, film seri 1 kan rilis tahun 1997)
Awalnya saya agak skeptis mau nonton film ini, karena di film seri 2 nya agak-kurang-sedikit-menghibur para penonton.Tapi karena ngga ada pilihan lain akhirnya saya coba nonton film ini. Awalnya agak membosankan, tapi seiring berjalannya waktu jadi makin penasaran sama filmnya.
Karena teknologi makin canggih, jadi alien-alien yang diciptakan makin canggih juga effects nya. Kepala meletus, kulit berinsang dan mata melotot sudah biasa disini. Dan kalau sempat perhatikan, ada gambar Lady Gaga dan Justin Bieber yang digambarkan sebagai alien. Mungkin karea Lady Gaga mengklain dirinya sebagai Mother Monster. Dan beberapa fashion show aneh-aneh ala Gaga yang katanya pakaian para alien. Sungguh brilliant, atau memang ada konspirasi?
Memang film sci-fi yang kompleks seperti ini ngga semua orang suka karena agak rumit logikanya. Dan yang lebih mengganggu kalau sepanjang film ada saja orang yang bertanya : "ih, kok bisa gitu?" atau "Itu maksudnya apa sih tadi?" dan itu sangat mengganggu konsntrasi. Walau bagaimanapun saya harus menilai, yaitu : 6,5/10 (Nonton di TV saja)
Tim Burton kembali beraksi membuat film stop-motion berjudul Frankenwenie. Sejak menonton filmnya yang berjudul Corpse Bride (2005) saya langsung suka dengan karakternya. Tim Burton hampir selalu menggambarkan orang dengan bentuk mata bulat melotot, badan kurus dan kulit pucat. Dan yang unik lagi, film ini dibuat BW (black and white). Entah bagaimana caranya sampai bisa mendapatkan ide brilliant seperti ini. Awalnya saya piki akan sangat mengganggu sekali kalau harus menonton film BW selama 2 jam. Tapi nyatanya itulah yang membuat film ini lebih terasa.
Di film ini menggambarkan si "sahabat manusia" yaitu anjing bernama Spark yang sangat disayangi pemiliknya, Victor Frankenstein. Entah kenapa nama karakter yang dibuat juga menggunakan nama tokoh seram seperti Mr. & Mrs. Frankenstein, Mr. Rzykruski dan Elsa Van Helsing.
Untuk urusan animasi sudah sangat jauh lebih baik karena sudah ada campur tangan komputer canggih disini. Walaupun gerakan patah-patahnya tetap kelihatan (mungkin memang ciri khas stop-motion) tapi special effects nya sudah lebih baik dari film terdahulunya. Sepertinya Disney "pintar" mencari jalan cerita yang punya nilai moral yang baik. Walaupun digambarkan dengan aura seram dan gelap tapi ternyata masih tetap menggambarkan sisi baik dan sisi buruk manusia. Sungguh film keluarga berkelas. Untuk itu saya memberikan nilai : 8,3/10 (Recommnded)
Begitu membaca Transylvania yang langsung ada di pikiran saya adalah : Drakula. Ternyata benar dugaan saya setelah melihat poster filmnya. Ada-ada saja ide gila pembuat film animasi. Mungkin karena film animasi itu bisa dibilang "ngga ada batasnya" jadi bebas aja membuat ide-ide gila jadi kenyataan. Dan di film ini menceritakan bagaimana si Dracula yang memiliki hotel khusus para hantu dan monster. Biasanya para manusia yang anti dengan hantu dan monster, tapi di film ini seolah jalan pikiran kita dibalik, karena POV (point of view) yang diceritakan adalah dari sisi hantu yang mana mereka sangat anti dengan manusia. Mereka menilai manusia itu egois, jahat dan bau haha..
Beruntunglah si Dracula punya sahabat si monster Frankenstein, Mummy, dan manusia serigala untuk menghibur anaknya Maxis yang penasaran ingin ke tengah kota dan bertemu manusia. Banyak kejadian lucu disini karena kita "dipaksa" setuju dengan jalan pikiran para hantu dan monster ini. Walau begitu pastinya tetap ada nilai-nilai kehidupan yang bisa didapat dari film ini.
Banyak para selebriti yang mengisi suara di film ini. Sebut saja Adam Sandler, Selena Gomez dan Ceelo Green. Jalan ceritanya cukup padat walaupun ada beberapa joke yang kurang mengena alias garing, tapi sejauh ini masih sangat baik. Karakternya juga sangat kuat dan sangat beragam. Tapi sayang, klimaks di film ini kurang Gerrr... kalau menurut saya. Tapi untuk film keluarga, sudah sangat menghibur, Untuk itu saya berikan nilai : 7,8/10 (Bagus untuk Koleksi)
Bukan Disney - Pixar namanya kalau ngga bisa bikin film animasi berkualitas. Gambar yang sempurna dengan paduan special effects membuat kagum penontonnya. Walaupun seting ceritanya dibuat jaman baheula (baca:jadul) yaitu masih jaman kerajaan, tapi jokes yang disuguhkan masih cukup segar.
Mungkin salah satu hal yang membuat film ini sangat laris di negara pembuatnya (baca:amrik sono) karena disini digambarkan keluarga harmonis yang terdiri dari sepasang suami istri, 1 anak gadisnya dan 2 anak kembar yang bandel. Banyak kejadian lucu dan mengharukan di film ini walaupun tidak se"menyentuh" film Toy Story 3 yang walaupun sudah beberapak lai menonton, saya masih aja sesegukan nontonnya (walah, cengeng ya?)
Mungkin untuk orang Asia khususnya kita di Indonesia mungkin kurang "berasa" soal cerita beberapa kerajaan di masa itu. Tapi kalau kita bisa membuka mata dan pikiran, kita akan mengerti kenapa bangsa Barat memiliki beberapa kerajaan. Walaupun mereka bersaing, tapi mereka tetap fair dan tetap melakukan aturan dalam perang.
Hingga tengah film saya sempat teringat akan film yang punya jalan cerita mirip, yaitu Mulan (1998) yang kurang lebih Ia (seorang gadis) ingin diakui bahwa dia bisa setara dengan prajurit laki-laki. Ya mungkin ngga persis sama, tapi intinya emansipasi wanita tergambar jelas disini.
Dan bagian yang menurut saya lucu adalah ketika tokoh Merida untuk pertama kalinya bertemu seorang penyihir tua ditengah hutan. Dan waktu kedua kalinya mencari dan ngga ketemu, ada pesan yang mirip operator telepon, benar-benar ide yang briliant!!
Saya ngga akan membahas detilnya, jadi langsung saja nonton filmnya. Untuk itu saya memberikan nilai : 8/10 (Recommended)
Salah satu bidang seni yang saya suka dan menjadi hobby saya adalah film. Nonton film, kritik film, sampai buat film sendiri. Emang apa sih asiknya film itu? Ya asik dong, karena kita bisa melupakan sejenak kehidupan nyata dan menikmati dunia fiksi. Eits, tapi jangan lupa kembali ke kenyataan loh ya..hehe..
Nah, di kesempatan ini saya coba berbagi ilmu untuk kalian yang suka buat film. Gimana kalau coba jadi editor? Jadi editor itu asik loh, karena film itu 30-40% kita yang menentukan sukses atau ngga nya film itu. Ga percaya? coba nonton film yang ceritanya bagus, tapi editingnya berantakan, bikin ilfeel nontonnya kan? Beda lagi sama film yang biasa-biasa aja tapi editingnya mantabh jaya pasti biar ceritanya kurang seru tapi bisa bikin betah nontonnya.
Karena posisinya di dalam film cukup penting, jadi ga sembarangan orang berani ambil posisi ini. Coba cek credit title di setiap film, posisi editor ada di urutan berapa? Di urutan 1 atau 2 sebelum produser dan sutradara. Jadi semakin terakhir namanya keluar, semakin penting posisinya. Jadi sebagai editor selain posisi penting, bergengsi, dan yang lebih penting MENYENANGKAN! Tapi jangan cuma jadi editor "pasang-sambung" ya. Maksudnya pasang-sambung itu ya cuma pasang dan naymbung-nyambungin gambar tanpa lihat sisi keindahan dari film. Jadi selain punya skill ngedit, kita juga harus masuk ke film itu dan punya sense of art yang tinggi. Makanya kalo ada waktu luangkan waktu nonton film dari yang bagus sampe yang jelek sekalipun untuk lihat dan bandingin setiap teknik editing karena film jelek pun kadang ada teknik editing yang kadang ngga kepikir. Tambahin juga referensi nonton acara luar negeri. Jangan cuma nonton sinetron, ga mutu itu, editingnya cuma pasang-sambung, soalnya kejar setoran haha... Coba lihat film atau serial Hollywood, Bollywood, Mandarin, Korea, Jepang, bahkan film Iran juga bagus.
Makin penasaran dan pengin cepet-cepet nyobain ngedit film? Untuk itu saya rekomendasikan software Sony Vegas Pro. Jangan minder kalo kamu pemula dibidang ini, yang penting berani coba. Tenang aja, saya ajarin kok step-by-step jadi ga bakal nyasar. Yang penting sabar, ngga gampang nyerah dan yang paling penting berani eksplore. Daripada kelamaan, lihat tutorialnya aja deh :
Udah tau Basic nya? Jangan berhenti sampe disitu, lajutin dong...
Nah, kalo pingin update terus tutorialnya, kamu Subscribe dulu ya halaman youtube saya. Tenang aja, GRATIS kok. Harigini susah kan cari GRATISAN? haha... Semua tutorial ini bisa dipertanggung jawabkan kok, karena memang saya sudah praktekkan di beberapa film saya, tenang aja. harapan saya semoga makin banyak editor-editor handal supaya film Indonesia makin enak ditonton.
F.A.Q :
Tanya : Tutorialnya tayang tiap hari apa?
Jawab : Saya ngga bisa janjiin, karena kesibukan saya juga seabreg. Tapi saya usahakan setiap minggu pasti ada 1 tutorial. Kalau belum ada mohon maklum ya, selain deadline kantor, upload ke youtube itu makan waktu 5-7 jam. Jadi mohon bersabar :D
Tanya : Boleh ga saya tanya-tanya sekitar Vegas Pro dan proses pembuatan film?
Jawab : Boleh dong. Saya akan jawab selama saya tau. Saya ga akan jawab kalo saya juga ragu, karena mengabarkan info yang ngga benar itu akibatnya fatal.
Tanya : Mau tau dong alamat FB & Twitternya, biar bisa komunikasi
Jawab : Boleh. Klik aja tombol FB dan twitter di kanan atas.
Tanya :Bikin beginian ga dibayar apa ngga rugi tuh? Kan sekolahnya aja mahal.
Jawab : Tenang aja. Biar Tuhan yang bayar biaya kursusnya..hehe.