Sabtu, 16 April 2016

Air Terjun Sri Gethuk

Oke sobat di kesempatan ini saya akan mereview salah satu obyek yang ada di jogja tepatnya di daerah gunung kidul , bisa di bilang Gunung kidul saat ini menjjadi Surga nya obyek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta .Anda mungkin akan percaya bila sudah pernah berwisata di Gunungkidul dengan obyek wisata yang melimpah .Setelah beberapa lalu saya membahas Obyak wisata Gua Rancang Kencana nah kali ini obyek wisata yang terletak satu kawasan dengannya yakni Air Terjun Sri Gethuk .saya pernah di ceritakan terkait penamaan oleh salah satu teman saya yang asli dari Gunungkidul .Konon dahulu ada seorang wanita yang bernama sri , ia di kejar - kejar oleh seorang laki - laki yang gandrung dengannya,Hingga suatu ketika ia di kejar - kejar di suatu hutan , namun naas ia terjatuh dari tebing yang di bawahnya mengalir air  dan tubuhnya hancur seperti getuk : jawa ( Makanan yang terbuat dari singkong yang menjadi makanan khas dari daerah Gunung Kidul ) .Kemudian dari peristiwa itulah obyek wisata itu di beri nama Air Terjun Sri Getuk

Obyek wisata ini terletak di dusun Bleberan kecamatan  Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Untuk samapai di obyek wisata ini kalau dari Yogyakarta anda harus menempuh jarak sekitar 45 Km .Mengendarai mobil membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di lokasi ,kalau dulu saya cum butuh waktu satu jam an saj karena pakai motor.

Sedikit menginformasikan dulu obyek wisata ini pernah di gunakan untuk shooting film Beyond Skylinearahan sutradara Liam O’Donnell ini melakukan pengambilan gambar di obyek wisata ini pada 10-12 Desember 2014 lalu..

Film ini dibintangi sejumlah artis di terkenal dunia, seperti aktor film Captain America, Frank Grillo, dan aktor film Raid, Iko Uwais.Selama digunakan pengambilan gambar film fiksi ilmiah tentang serangan alien yang datang ke bumi pada tahun 2010 itu, obyek wisata air terjun Sri Gethuk  ditutup.

Di obyek wisata ini anda bisa bermain main air dengan keluarga ataupun dengan orang tersayang namun tetap  harus hati - hati mengingat batunya sangat licin .

di lokasi pariwisata ini juga menawarkan berbagai wahana yang beragam seperti arung jeram, river tubing dengan ban dan pelampung.Di jamin seru deh kalau anda bisa datang ke lokasi ini .Tiket masuknya pun sangat murah perorang cuma 5000 kalau sekarang mungkin naik sedikit karena waktu itu saya ke sana tahun 2013 akhir dan awal tahun 2014 seingat saya.

Sekian dulu artikelnya kita lanjutkan di lain kesempatan dengan obyek wisata yang seru - seru tentunya.

Info lokasi lengkapnya bisa anda lihat di google maps dibawah ini














































Rabu, 13 April 2016

Wisata Alam JOGJA

Gua Rancang Kencono 

Gua bersejarah Peninggalan Laskar Mataram 

 

 Anda berencana Liburan ke Jogja ? Saya punya referensi bagus di jamin anda gak menyesal untuk melepas penat dan merefresh pikiran anda setelah lelah bergelut dengan pekerjaan. Gua rancang Rencana begitulah orang - orang menyebutnya , saya belum tahu pasti asal usul penamaan Gua itu. Asal penamaan itu adalah bahasa jawa ,Guo ( gua ) , Rancang ( merancang atau mengatur segala sesuatu sebelum bertindak ) , Kencono ( emas atau sesuatu yang berharga ) .
Gua Rancang Kencono merupakan gua yang sarat cerita mulai dari jaman prasejarah hingga masa-masa perjuangan Laskar Mataram. Sebuah pohon klumpit berusia ratusan tahun menjadi saksi bisu beragam kisah yang tercipta di gua ini.
Gua ini terletak tepatnya di dusun Bleberan ,kecamatan Playen Kabupaten GunungKidul Yogyakarta. Tarif masuknya pun sangat terjangkau .Hal yng tak terlupakan dalam diei saya adalah ketika mau masuk kawasan itu karena waktu itu saya berdua dengan teman saya, teman hati lebih tepatnya hehehe
kami hasrus membayar tiket masuk 10 ribu namun pada waktu uang di dompet saya ada 100 ribu dan 9 ribu saya di suruh bayar pakai yang 9 ribu saja sama petugasnya.Saya sambil senyum malu waktu itu dan ber terima kasih juga sama petugasnya .Kalau sekarang mungkin berdua 15 ribu karena waktu itu saya ke sana tahun 2013 akhir . oke sobat kita lanjutkan .


Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang wilayahnya termasuk dalam Kawasan Karst Pegunungan Sewu dengan bentang alam yang unik. Selain fenomena di permukaan (eksokarst) yang berbentuk perbukitan karst, di Gunungkidul juga terdapat fenomena di bawah permukaan (endokarst) yang berbentuk sungai bawah tanah, lembah, telaga, hingga luweng dan gua. Karena itu tak heran jika Gunungkidul memiliki banyak gua yang tersebar di perut bumi.
Salah satu gua yang bisa dimasuki siapa saja tanpa peralatan khusus adalah Gua Rancang Kencono yang terletak di Desa Wisata Bleberan.
Berdasarkan buku "Mozaik Pusaka Budaya Yogyakarta" yang disusun oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, Gua Rancang Kencono merupakan gua purba sejajar dengan Gua Braholo yang terdapat di Kecamatan Rongkop, hal ini didasarkan pada penemuan artefak dan tulang belulang yang diperkirakan hidup pada ribuan tahun yang lalu. Gua yang mempunyai ruangan luas dan lapang dengan pohon klumpit (Terminalia edulis) yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 2 abad ini pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram pada saat menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merancang strategi demi tujuan mulia maka gua ini dinamakan Gua Rancang Kencono.

Untuk memasuki Gua Rancang Kencono cukup menuruni tangga batu yang sudah dibangun sejak dulu. Sebatang pohon klumpit yang tingginya sudah melampaui atap gua menyambut dengan gagahnya. Lubang besar akibat lapuk terlihat di batang pohon menjadi penanda usianya yang sudah renta. Gua Rancang Kencono memiliki sebuah pelataran atau ruang yang luas dan bisa digunakan untuk mengadakan pertemuan. Stalaktit tampak menghiasi langit-langit gua, banyak diantaranya sudah mati sehingga tidak terlihat lagi air yang menetes. Di sebelah ruangan yang luas terdapat ruang kecil dan sempit serta gelap gulita. Untuk memasuki ruang ini saya harus melewati sebuah celah kecil dengan merunduk. Di dalam ruang yang sempit ini terdapat lukisan bendera merah putih serta kata-kata penyemangat yang ditujukan kepada para pejuang. Baru 10 menit di ruangan udara sudah terasa pengap, kembali ke pelataran pun menjadi pilihan.

Selain relung gua yang sempit dan gelap, di sisi lain juga terdapat lorong yang konon menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan Air Terjun Sri Gethuk. Saat memasuki lorong tersebut saya  harus berjalan jongkok bahkan sesekali merangkak karena langit-langitnya sangat pendek. Menurut pengelola, sebagian lorong tersebut telah runtuh sehingga tidak bisa ditelusuri. Saat malam menjelang, Gua Rancang Kencono yang disinari samar cahaya bulan terlihat mistis sekaligus eksotis. Redup cahaya bintang dan sinar lampu taman yang tidak terlalu benderang menjadi teman setia berbincang sambil menikmati secangkir wedang jahe. Derik serangga berpadu dengan desau angin menciptakan simfoni alam yang merdu dan mengiringi obrolan hingga larut malam.Anda penasaran ? Liburan Besok mari di coba ,saya sudah besok giliran anda .
Lebih jelasnya sobat bisa kunjungi google maps ini Sumber : Sebagian artikel dari yogyes.com


Suka Duka Blogger & YouTuber

Mungkin tulisan ini agak klise alias biasa aja karena semua blogger atau YouTuber pernah punya tulisan ini. Dan tulisan yang dibuat biasanya cuma menuliskan cerita pribadinya sepanjang dia menjadi penggiat dunia maya. Yah, saya juga akan membuat tulisan ini, tapi kalo ngga tertarik sebaiknya close blog ini dan lanjutkan hidup kamu sebelum kamu menyesal karena telah membuang waktu dan kuota internet kamu. Tapi kalo kamu masih bertahan di blog ini, yah semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi atau menyemangat kamu yang saat ini baru mau mulai "berbagi" di dunia maya atau pun yang sudah punya akun di dunia maya tapi udah ogah-ogahan ngurusinnya. Ok, saya mulai cerita saya sekarang.


AWAL MULA KENAL BLOG & YOUTUBE?
Saya pertama kenal dengan internet kira-kira waktu saya SMU kelas 2 (saya ngga perlu tuliskan tahunnya ya haha). Awalnya cuma iseng mau tau apa yang orang kerjakan di warnet? Ada yang kirim e-mail, chatting (ya, waktu itu Yahoo Messenger masih booming), browsing sampai nonton Youtube (kalo nonton yang lain saya ngga usah jelasin ya haha...) Dari situ saya sempet kepikir "wah, seru juga ya pake internet bisa dapat informasi macam-macam". Mulai dari situlah saya mulai ketagihan menggunakan internet. Awalnya sih alasannya untuk cari materi tugas sekolah (maklum masih minta uang jajan orangtua) tapi nyatanya googling sebentar selebihnya chatting dan browsing website orang. Seperti yang saya bilang dari awal saya suka untuk mendapatkan informasi, dan alangkah lebih menyenangkannya lagi kalo saya salah satu pemberi informasi itu. Tapi bagaimana caranya? Bikin website kan mahal biayanya, apalagi saya ngga punya koneksi internet pribadi di rumah pasti akan merepotkan kalo setiap mau nulis web harus ke warnet.

Beberapa tahun saya maju-mundur mau buat sebuah website. Sampai suatu ketika seorang teman mengenalkan saya kepada sosial media berbagi video bernama YouTube (YT). Awalnya ga begitu tertarik karena videonya sangat random dan belum ngerti motivasi si pembuat YT ini untuk apa? Akhirnya perkenalan saya dengan YT cuma untuk iseng aja karena selain ngga tertarik, kecepatan internet di warnet saat itu cuma maksimal 1Mbps jadi kebayang gimana jamurannya nunggu YT buffer videonya. Jadi untuk melanjutkan kesukaan saya dengan internet cuma saya habiskan untuk cari teman di Friendster (iya, masih jaman FS), myspace, facebook (saat baru booming) dan chatting di YM yang ngga ada ujungnya. Karena jenuh akhirnya saya sempat meninggalkan kebiasaan saya itu kalo ngga kepepet amat pake internet.

Lalu setelah beberapa tahun kemudian, saya punya hobi baru yaitu fotografo dan edit video. Terus terang aja, keahlian baru ini saya dapat hasil tanya sana sini yang ngerti soal foto & edit video. Karena saat itu belum banyak tutorial yang bisa didapat di YT semudah klik sana sini. Kalo berbagi foro saya dengan gampang share lewat FS dan FB, tapi kalo video gimana? Saat itu saya kemana-mana selalu membawa keping VCD untuk di tionton bareng teman-teman saya yang kebetulan saya buatkan videonya. Mulai dari video jalan-jalan sampai video yang ngga jelas jalan ceritanya. Tapi karena agak repot membawa keping VCD dan berharap ada yang bawa playernya juga, akhirnya saya jadi agak malas untuk sharing karya saya. Dan saya teringat akan perkenalan dengan YT beberapa tahun yang lalu. Saya segera membuat akun dan mulai mengupload video pertama saya dengan niat saya ngga perlu repot bawa keping VCD lagi kalo ada yang tanya video ini itu. Tapi  balik lagi soal kekuatan internet di negeri ini yang memprihatinkan. Untuk mengupload video yang cuma beberapa puluh MB saya harus merogoh kocek ke warnet dan menyewa 1-2 jam cuma untuk upload 1 video itu. Saya sempat berikir "Mungkin itu video pertama dan terakhir saya di YT karena kalo tiap upload harus membayar 2 jam warnet saya ngga akan sanggup" (FYI, harga warnet perjam di dekat tempat tinggal saya masih seharga 10ribu rupiah perjam dan saya masih bergantung uang jajan orang tua).

Karena gerah dengan keadaan internet yang slowly but make me crazy itu saya cari alternatif lain untuk sharing karya saya dengan cara yang murah dan mudah. Dan akhirnya doa saya didengar Tuhan (segitunya) akhirnya blogger mempublikasikan dirinya sebagai blog gratis untuk selamanya. Yeah! Akhirnya saya bisa nulis! Akhirnya saya bisa berbagi cerita saya ke dunia! Maunya sih gitu, tapi ya, ternyata ngga semua orang mau baca blog saya, tapi ya ngga apa-apa karena motivasi saya punya blog setidaknya saya bisa bercerita kepada orang lain yang ngga saya kenal sekalipun atau setidaknya untuk dokumentasi hidup saya yang mungkin akan dibaca generasi setelah saya nanti (wah kok jadi serius gini?)

Sebenarnya saya juga agak lupa kapan pertama kalinya saya memulai blog saya karena banyak tulisan yang saya rombak, hapus, ganti dan sebagainya. Kalo ngga salah beberapa lama setelah saya buat akun YT saya dan kebetulan alhamdulillah keuangan saya ngga bergantung kepada orang tua saya lagi jadinya saya bisa lebih sering ke warnet untuk sekedar menulis blog atau mencari berita baru. Sebenarnya sih di kantor saya ada internet tapi kayaknya ngga nyaman klo nulis di kantor, sampai akhirnya saya beranikan untuk pasang jaringan internet (saat itu cuma ada speedol yang kuotanya terbatas) di rumah. Sejak saat itu saya mulai rutin menulis blog yang setelah saya cek pembacanya cuma beberapa orang saja.


KENAPA MAU REPOT NGURUS BLOG & YOUTUBE?
Sebenarnya sedih juga sih karena blog dan channel YT saya cuma beberapa orang aja yang baca. Apakah tulisannya yang ngga menarik atau memang belum banyk yang tau blog dan YT saya? Sempat frustasi akhirnya saya sempat vacuum sejenak dari keduanya dan pelariannya ke FB dan twitter (Yah, twitter baru mulai juga saat itu). Karena dimudahkan dengan fasilitas FB dan twitter saya jadi lupa apa tujuan saya selama ini. Bukankah saya pasang internet untuk mencari dan membuat informasi? bukannya malah asik-asikan baung-buang waktu main sosial media yang cuma bacain status orang, galau-galauan atau bikin hati iri ngeliat orang lain punya mobil baru, pacar baru atau baru pulang dari Hong Kong.

Sejak saat itu saya mulai menulis lagi ngga peduli walaupun tulisan saya ngga ada yang baca saya akan tulis terus apa yang saya suka dan saya kuasai akan saya tulis disitu. Saya sempat melihat blog lain yang isinya relatif sama dan saya ngga mau jadi bagian dari meraka yang cuma bisa copy paste atau merubah sebagian tulisan dari orang lain. Saya bertekad tulisan saya harus otentik dari pikiran saya sendiri walaupun ada saduran akan saya berikan link nya. Lalu saya mulai menulis hal yang terdekat dari saya dulu yaitu pengalaman pribadi mengenai kesukaan saya jalan-jalan, musik, film dan lainnya. Ternyata traffic blog saya mulai menanjak. Wow! ternyata ngga perlu jadi orang lain untuk bisa dilihat orang lain, cukup menulis dengan jujur dan memberikan masukan supaya orang lain ngga mengulang kesalahan saya. Tulisan yang paling banyak (sampai tulisan ini dibuat) adalah tulisan mengenai perjalanan saya pertama kali keluar negeri (alias Singapore) yang saya semat kewalahan menjawab beberapa pertanyaan saat itu. Akhrinya sejak saat itu saya hanya menuliskan apa yang ada di kepala saya.

Nah, sedangkan channel YT saya masih belum ada video baru saya berpiki untuk melakukan hal yang sama untuk mendapat perhatian pengunjung channel YT saya. Tapi sayangnya saat itu YT hanya membolehkan maksimal 10 menit untuk tiap video. Itu artinya saya harus membuat video singkat yang menarik perhatian. Saya melihat ke dashboard YT saya yang menunjukkan 1 video setelah beberapa tahun terongok tanpa penonton (videonya saya private, maaf ya.) Dan video kedua saya adalah trailer film yang saya buat bersama teman-teman saya 2 tahun setelah video pertama. Setelah beberapa bulan hanya puluhan views yang artinya hanya teman-teman saya yang lihat haha... Di kesempatan lain saya buat lagi video saya bermain keyboard mengcover (sebenarnya sih cuma main bareng) sebuah lagu berbahasa Jepang. Walaupun agak lama tapi setidaknya menyentuh 3 digit angka saat itu. Kepercayaan diri saya mulai naik ketika beberapa komen berbahasa Inggris dan bahkan Spanish nyasar di video saya yang artinya video saya sudah mendunia haha... 

Dikarenakan saya sudah bekerja, jadi perhatian saya akan kedua dunia saya ini agak terlupakan. Beberapa bulan saya absen menulis blog, apalagi membuat video. Tapi setidaknya disaat saya ada waktu luang saya "cicil" untuk materi YT dan blog saya. Walaupun ada banyak suara-suara diluar sana "Kerajinan amat sih bikin begitu? dibayar juga ngga." Ya, suara sumbang itu untungnya ngga membuat saya terpengaruh malah makin membuat semangat untuk membuktikan mereka SALAH. Memang mengerjakan hal ini ngga serta merta membuat kita terkenal, lalu diundang di TV nasional lalu dibayar, hilangkan semua pikiran itu karena itu pamrih namanya. Tulisan atau video saya di terima masyarakat aja sudah membuat saya bangga karena yang menilai bagus atau buruknya orang lain yang ngga kenal saya. Dan dari situ saya juga bisa menilai diri saya seberapa saya sanggup menerima kritikan orang lain.

KRITIK PEDAS DAN FRUSTRASI
Apakah saya ngga pernah frustasi menjalankan blog dan channel YT saya? Bohong kalo saya bilang ngga pernah. Siapapun akan mengalami di saat-saat jenuh, bosan bahkan frustasi. Pada video travel vlog saya episode Singapore, walaupun banyak yang menghargai karya saya, ada juga beberapa komentar yang mengatakan saya sok pamer, sok kaya dan sebagainya. Bahkan ada yang bilang saya ngga nasionalis karena jalan-jalannya keluar negeri padahal negeri sendiri sangat indah. Kritikan itu sebenarnya ngga terlalu saya gubris karena niat saya memang ngga seperti itu. Saya hanya berpikir orang yang berkomentar dan dislike video saya cuma kurang piknik aja sehingga pola pikirnya sempit. Untuk mengimbanginya, saya kembali upload video travel vlog dalam negeri, kembali lagi saya dibilang cuma buang-buang unag, bikin iri dan sebagainya. Sepertinya apapun yang saya lakukan akan selalu salah. Tapi saya ngga sedih, saya buat ini kritikan baik aja karena saya sudah dengan repot membuat video ini dengan biaya saya sendiri mulai dari biaya perjalanan, penginapan sampai waktu yang terbuang karena harus memegang kamera sepanjang perjalanan yang kalo mau main hitung-hitungan setidaknya itu mengurangi kenyamanan saya liburan. 

Beda di YT beda pula di blog. Banyak yang berterimakasih karena saya membuat tulisan perjalanan saya yang disertai biaya, alamat sampai tips menghadapi perjalanan yang biasanya kalo ada videonya saya sertakan juga dibawahnya. Mereka merasa terbantu karena selain bisa membaca juga bisa menonton video sehingga serasa liburan bareng saya (haha... padahal kita ngga pernah jalan bareng kan?) 

Beberapa kali saya membuat kesinambungan antara blog dan YT. Jadi istilahnya apa yang belum jelas di video YT bisa baca keterangan lengkapnya di blog saya. Dan sebaliknya untuk yang malas baca bisa nonton aja langsung di YT saya. Mulai dari berbai video jalan-jalan sampai promosi film pendek saya sync keduanya supaya makin jelas infonya dan serasa punya production house sendiri haha... 

Tapi sejak banyak video YT yang isinya cuma nontonin orang main game sambil teriak-teriak ngomong jorok dan ga jelas makin populer, channel saya jadi makin ngga menarik karena isinya cuma film pendek yang normal-normal aja, ngga ada kata-kata kasar, orangnya juga ngga bertingkah konyol, dan semuanya happy ending. Yah, mohon maaf kalo saya ngga bisa buat yang seperti itu karena karakter saya ngga bisa seperti itu, berani malu di depan kamera pakai baju aneh-aneh, ngatain orang lain, ngerjain orang lain, atau malah menjatuhkan orang lain itu bukan sifat saya. Setelah beberapa waktu channel saya sepi pengunjung karena kalah rating sama gamers bermulut comberan, vlog yang isinya bangun tidur-ke mall-salon-pulang, sketsa yang lucunya maksa dan sebagainya. Saya sadar ngga akan bisa buat channel sebagus Chandra Liaow, Ekagustiwana, bahkan Sacha Stevenson sekalipun, masih jauh kualitas saya dari mereka, tapi saya pingin channel YT ini isinya jauh lebih baik dari stasiun TV yang isinya bikin merinding. Jujur saya sudah sangat jarang nonton TV lokal yang isinya "menyeramkan" ketimbang "menyenangkan". Maka dari itu YT jadi pelarian dan ruang berkarya saya. Setelah browsing sana sini akhirnya saya dapat ide untuk membuat video tutorial di channel saya. Kenapa saya pilih tutorial untuk materi YT saya selanjutnya? (setelah mencoba music cover, short film, travel vlog dll) karena saya pikir video tutorial ngga akan mereka dapatkan di channel TV manapun (selain masak dan prakarya) dan kesempatan saya berbagi informasi yang otentik terbuka lebar. Apalagi setelah saya pindah dari pekerjaan lama saya (pekerjaan saya sebelum jadi orang kantoran adalah guru kursus komputer, iya kamu ngga salah baca, saya pernah jadi guru kursus) membuat saya kangen untun interaksi dengan orang lain dan membagi ilmu saya. Karena saya yakin, makin disimpan rapat ilmu yang saya punya ngga akan masuk ilmu baru bahkan untuk saya sendiri. Dan sejak tahun 2013 lalu program tutorial ini saya mulai di channel YT saya.

Dengan alat terbatas dan cara ngomong yang masih culun saya beranikan merekam tutorial pertama saya. Karena saya masih tinggal dengan orang tua dan malu ketahuan ngomong sama laptop, akhirnya saya cuma berani buat video di malam hari saat semua lampu kamar sudah mati (alias sudah pada tidur). Dalam seminggu saya membuat beberapa video dan berharap mencuri perhatian beberapa orang yang ingin mencari ilmu editing. Setelah sebulan masih kurang dari 100 views, tapi kali ini saya ngga patah semangat malah mencari bagaimana caranya views nya nambah. Memang jumlah views bukan segalanya, tapi tanpa viewers kita bukan apa-apa. Seperti biasa saya meng-sync informasi alias promosi di blog saya. Masih belum terlalu signifikan naiknya? putar otak lagi mencari tempat promosi yang kira-kira bisa berhasil. Akhirnya Kaskus, FB dan twitter jadi tempat promosi saya. Yah, kenapa saya ngga memanfaatkan ruang gratisan ini dari dulu? Dan terbukti beberapa ratus views mulai berdatangan kurang dari sebulan. Semangat saya naik lagi dan tutorial demi tutorial pun jadi video langganan yang saya upload setidaknya seminggu sekali di YT. 

Permintaan akan tutorial baru membuat saya agak kewalahan karena saya sengaja membuat sesuatu yang memang bermanfaat dan pastinya sudah saya coba dan kuasai sebelumnya. Walaupun harus rela jam tidur berkurang karena harus nungguin upload ke YT yang (waktu itu) setidaknya butuh waktu 3-5 jam untuk upload 100-300MB file video, setidaknya terobati setelah membaca komentar positif dari penonton.  Hingga saat ini saya masih berusaha mengejar jadwal tutorial yang ngga terpaut jauh (saya usahakan seminggu sekali) sambil mencoba dan belajar program baru lainnya.

DON'T QUIT YOUR DAYJOB!
Mungkin ada yang berpikir "Ya pantas aja rajin buat blog & video, kan udah banyak iklannya pasti bayarannya gede.". Kalo memang kenyatannya seperti itu saya akan sangat bersyukur sekali. FYI, saya membuat blog dan channel YT sebelum ada fitur MONETISE di blogger dan YT jadi waktu saya membuat 2 akun ini ngga ada terbesit sekalipun untuk mencari uang disini. Bahkan tulisan di blog ini ngga mendapat monetise sepeserpun dan di YT pun hanya mendapat "recehan" yang baru bisa dicairkan beberapa bulan kemudian karena mungkin walaupun setiap meng klik video saya selalu di hinggapi banyak iklan mereka hanya beri saya recehan karena penonton selalu meng-skip atau malah mendownload video saya sehingga mereka ngga perlu repot masuk ke channel saya lagi untuk mengulang video saya kapan aja. Tapi itu hak mereka, saya ngga bisa memaksa karena niat saya cuma untuk berbagi Sangat beda dengan pendapatan sekelas Pewdiepie atau Edhozell yang "katanya" bisa untuk nyicil rumah dan mobil baru. Tapi bukan berarti saya ngga menghargai pendapatan "recehan" saya, karena beberapa kali saya coba manfaatkan uang "hadiah" dari Om Google ini untuk membaginya kembali kepada subscriber saya. Kalo masih ingat beberapa kali saya membuat quiz berhadiah walaupun ngga seberapa, tapi setidaknya saya masih bisa berbagi tanpa mengganggu tabungan saya. 

Dan di saat yang sangat genting juga pernah saya manfaatkan. Setahun lalu (2015) saya memutuskan berhenti dari pekerjaan saya utnuk mendapatkan tempat bekerja yang lebih baik Untuk beberapa bulan saya harus bergantung pada uang tabungan saya yang artinya akan habis kalo ngga ada pemasukan. Disamping untuk kebutuhan hidup, saya juga harus membayar bulanan internet saya supaya bisa tetap update video terbaru. Beruntunglah uang pemberian Om Google ini bisa menyelamatkan channel ini BERKALI-KALI. Tapi untuk konsekuensinya karena saya sudah beberapa kali "diselamatkan" oleh subscriber setia, saya tiap hari (selama belum mendapat pekerjaan baru) selalu belajar dan mencari cara termudah agar penonton tutorial saya mudah mengerti. Hal ini saya tujukan untuk "membalas jasa" mereka kepada saya. Hingga akhirnya tutorial program Adobe mulai tayang di channel saya.

KESIMPULAN
Begitulah lika liku merawat akun sosial ini sampai bisa bertahan selama beberapa tahun ini. Susah senang tetap bertahan walaupun ada kalanya saya harus berhenti sejenak. Memang hidup saya bukan untuk mengurus 2 akun ini saja, tapi saya tetap harus bertanggung jawab karena sudah memulai sesuatu yang sudah merubah pola pikir orang. Walaupun ini bukan satu-satunya tempat untuk mencari kekayaan, setidaknya hati saya senang, banyak teman, banyak ilmu, banyak pengalaman dan itulah yang membuat saya "kaya". Bukankah dalam hidup ini kita harus saling berbagi? Apakah dengan berbagi kita menjadi kekurangan? Yakinlah, sekecil apapun yang kita berikan kepada orang lain, Tuhan akan membayar semuanya puluhan kali lipat, jika kita percaya.

Jadi untuk yang baru ingin memulai, jauhkan pikiran untuk mencari keuntungan besar disini karena itu akan menjadi beban bahkan frustrasi kalo rencana itu ngga tercapai. Untuk yang sudah menjalani, tetaplah konsisten dan jadilah unik. Jangan jadikan kegiatan ini untuk pendapatan utama, tapi jadikan ini sebagai fasilitas penunjang pekerjaan utama.

Lalu, apakah mau bergabung dengan blogger & YouTuber lainnya?

Jumat, 01 April 2016

Hotel Transylvania 2 (2015)


Ini dia salah satu film yang saya rekomendasikan kalo sedang kumpul bareng keluarga. Walaupun saya ngga sempat nonton film ini di bioskop tapi setidaknya kualitas Blu-Ray nya ngga kalah keren. Setelah cukup sukses menghadirkan karakter unik dunia kegelapan seperti Vampire, Frankenstein, Werewolf, Mummy dan monster lainnya di film terdahulunya Hotel Transylvania akhirnya kini sequelnya sudah hadir di lemari koleksi saya.

Kalo di seri pertamanya kita
di perkenalkan dengan karakter nyeleneh, konyol dan aneh ini, nah di seri ke 2 nya adalah saatnya bersenang-senang di film ini karena karakter yang telah kita kenal ini akan lebih nyeleneh, konyol dan aneh lagi.
Apalagi sekarang Count Dracula sudah punya mantu dari anaknya Mavis yaitu Jonathan alias Jhonnie. Ada adegan dimana keluarga Johnnie mengunjungi Hotel tempat mereka menikah yang sangat menggelikan. Bukan Adam Sandler namanya kalo ngga melakukan komedi slapstick konyl dan norak seperti ini yang mana masih setia mengisi suara dari Dracula dan sebagai Executive Producer di film ini.

Yang saya sukai di film ini adalah jalan ceritanya yang sederhana dan ringan jadinya semua anggota keluarga bisa menonton dengan nyaman tanpa terlalu banyak berpikir. Bahkan banyak dari adegan di film ini walaupun terlihat agak norak tapi ternyata asik juga untuk ditertawakan. Tanpa disadari ada pesan moral dibalik film ini, dan penafsiran orang akan berbeda. Untuk kualitas animasi, sepertinya Sony sudah berani atau mungkin masuk ke jajaran film animasi sekelas Disney-Pixar dan Dreamworks. Ada juga beberapa musik yang populer seperti GDFR nya Flo Rida dan juga pastinya Worth It dan I'm In Love With A Monster nya Fifth Harmony. Pastikna nonton ini bareng keluarga atau teman supaya bisa ketawa bareng. Nilai untuk film ini adalah 7,3/10.

Star Wars : The Force Awakens (2015)

Lama sebelum filmnya diputar di bioskop-bioskop kesayangan anda iklannya udah seliweran dimana-mana. Jujur saja saya bukan termasuk salah satu penggemar mati film Star Wars (SW) dari seri pertamanya, tapi kalo tiap hari dicekoki iklan film "yang katanya" spektakuler ini akhirnya jadi keracunan juga dan akhirnya penasaran untuk nonton langsung di layar besar. Kalo bukan karena ajakan teman-teman saya sudah pasti film ini ngga masuk daftar nonton saya.

Diawali dengan tulisan pendahulu gaya SW yang menjauh ke angkasa gelap dan di sambut dengan musik megah karya maestro John Williams membuat saya langsung teringat film SW lainnya.
Dan terakhir saya menonton film ini adalah di tv nasional berjudul Star Wars Return of Jedi yang mungkin sudah belasan tahun terakhir ini.

Melihat setting padang pasir dan beberapa jenis alien mengingatkan saya pada film Men In Black (walaupun di film MIB aliennya lebih terlihat lucu daripada seram). Dan sejujurnya saya ngga tau apa yang saya harapkan di film ini jadinya saya akan terima aja apa yang diberikan si pembuat film. Visual effect dan sound effect yang masih sama sepeti Lucas buat hanya saja kali ini terlihat lebih keren karena sudah banyak melalui polesan visual digital yang lebih canggih dibanding film aslinya 35 tahun yang lalu. Banyak tokoh baru disini, bahkan droid yang dihadirkan juga baru. Tapi untunglah masih ada pemain lama seperti Harrison Ford sebagai Han Solo, Carrie Fisher sebagai Princess Leia, Chewbacca, C3PO dan R2D2 walaupun ngga berfungsi sampai filmnya mau habis (ooopps, semoga ngga spoiler). Ngga terlalu banyak perang di tengah galaksi di film ini, malah lebih banyak adegan perang di dalam pesawat. Malah di tengah perang dalam pesawat saya dikejutkan karena ada pemain The Raid (Iko Uwais & Yayan Ruhian) muncul jadi alien penjahat yang ngomongnya pake bahasa planet juga haha... Dan juga di adegan paling akhir ada kejutan buat para penggemar SW yang kerahasiaannya sangat dijaga oleh para pembuatnya, apa itu? Cek sendiri ya, saya takut di tuntut karena spoiler hehe..

Walaupun kini produser filmnya telah berpindah tangan dari Lucas Film ke Disney, tetap film ini menampilkan sisi terbaiknya. Tapi walau bagaimanapun selera penonton menjadi penentu nilai dari film ini. Dan seperti yang saya bilang di awal saya bukan penggemar mati SW, tapi untuk sebagai penikmat film science fiction macam ini tetap saya apresiasi. Untuk itu saya memberi nilai 7,5/10.