Minggu, 25 Desember 2011

Mission Impossible : Ghost Protocol (2011)

Hampir saja saya melewatkan salah satu film terbaik di penghujung tahun 2011 ini karena promonya hampir tidak pernah saya temui di tv (atau memang saya yang sudah jarang nonton tv?). Mission Impossible (MI) 4 : Ghost Protocol adalah salah satu film favorit saya setelah James Bond. Entah mengapa saya sangat menyukai film bertema action dengan teknologi canggih walaupun kadang ceritanya cukup berat untuk dicerna. Tapi untunglah, di film MI:4 inilebih mudah dan pastinya lebih menarik untuk ditonton karena diselingi comedy khas film MI.

Seperti film sebelumnya, lokasi berlangsungnya cerita juga berpindah-pindah. Mulai dari  Russia, Uni Emirat Arab hingga ke India. Alat yang digunakan pun sangat canggih walaupun tidak sepenuhnya sesuatu yang baru. Dan yang saya suka dan tetap konsisten dari film ini adalah Music Score nya yang dari jaman baheula sampai sekarang tetap dipertahankan. Two Thumbs Up untuk Music Composer Michael Giacchino yang membuat film ini menjadi sempurna. Dan andai saja saya menonton film ini dalam format 3D, pasti saya akan terbuai oleh keindahan gambar yang di sajikan. Benar-benar salah satu film terbaik tahun ini.

Bagi penggemar film Action, atau mungkin penggemar Tom Cruise sebaiknya jangan melewatkan film ini. Walaupun ini bukan penampilan terbaik Mr. Cruise, tapi saya yakin penggemar Cruise pasti akan terkesima melihat totalitasnya dalam akting. Dengan ini saya memberi nilai : 8/10 (Recommended Movie)

Senin, 12 Desember 2011

Teater

teater rufaidah
Saya mulai menyukai teater sejak menonton pementasan Chantika oleh grup teater Wasi Putih dengan sutradara Andi Sahludin di Taman Budaya. Teater tersebut diangkat dari cerpen “guru” saya, Harie Insani Putra yang berjudul Chantika dan Bola Matanya. Sumpah, pementasan itu benar-benar memikat hati saya.

Setelahnya saya pun rajin mencari info kapan ada lagi pementasan teater. Meskipun tidak pernah saya temui lagi yang sebagus Chantika, namun menonton pementasan demi pementasan telah membuat saya jatuh cinta dengan teater, dan memutuskan untuk meminangnya. Kebetulan, grup teater kampus saya, Rufaidah, sedang mencari-cari anggota baru. Saya pun bergabung di sana. Ikut latihan rutin tiap minggunya.
Hingga pada sebuah pementasan, yang saya sendiri lupa apa judulnya, grup apa, dan bagaimana alurnya, saya dihubungi seorang kawan di teater Rufaidah, namanya Ratih. Ia mengajak saya ikut pentas bersama grup Sanggar Budaya karena mereka kekurangan pemain untuk peran prajurit. Ratih memang anggota di dua grup teater, dan Sanggar Budaya adalah grup yang lebih dulu ia ikuti. Saya pun keluar dari gedung Balairung Sari, tempat pementasan berlangsung, dan segera berlari ke panggung terbuka, tempat mereka latihan. Karena saya lihat tidak sulit, dan tidak panjang, tawaran itu saya sanggupi. Malam itu juga saya bergabung latihan dengan mereka. Malam besoknya (13 Juli 2011), kami sudah ada di Martapura. Dan itulah pentas pertama saya.
Teater Sanggar Budaya sudah saya lupakan. Saya kembali pada Rufaidah.
Pementasan saya yang berikutnya adalah pada lomba teaterikalisasi puisi. Grup kami dibagi pada dua kelompok. Saya bergabung pada kelompok yang akan membawakan puisi Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya WS Rendra. Saya mendapat tokoh utama, Atmo Karpo. Hasilnya, kami kalah.
Pementasan yang ketiga, saat grup tari kampus kami mengadakan festival tari di taman budaya. Grup teater kami diminta mengisi acara hiburan sebelum para pemenang dibacakan. Kami membawakan teater komedi yang judulnya Pilbakal Kampung Malingkung. Saya lagi-lagi mendapat peran utama, yaitu sebagai Sekdes Amak. Ini pementasan kami yang paling bagus menurut saya.
Malam Minggu tadi, HMJ Keperawatan mengadakan malam pentas seni. Kami diminta tampil. Dan lagi-lagi, saya mendapat peran utama, maklum, masih kekurangan pemain. Kami mementaskan naskah berjudul Luka Anak Batu. Saya tampil sebagai Ibnu Hajar. Pementasan ini kurang memuaskan, karena tempat dan lampu yang kurang mendukung. Itu adalah pementasan keempat saya.
Itu tadi pengalaman saya bermain teater. Saya cukup lelah, karenanya saya putuskan istirahat dalam teater selama satu bulan. O iya, rencanya bulan Februari nanti grup kami tampil lagi dalam acara Aruh Blogger 2012 di Banjarbaru.

Senin, 28 November 2011

Catatan Saat Termenung Malam-Malam

Kawan, ini cerita yang tidak penting. Jadi kau tak perlu mengikuti cerita ini.
Sewaktu jadi santri dulu, aku punya teman yang luar biasa sibuk. Sebut saja namanya Jani. Pramuka, perkumpulan santri Banjarmasin, IKPPF, dan banyak lagi. Saking sibuknya, sampai-sampai kawan-kawan memanggilnya isytigal, tak terkecuali aku. Tapi ia cuek, atau mungkin bangga dengan sebutan itu. Jani kadang benar-benar sibuk, tapi kadang bisa juga hanya sok sibuk. Mungkin baginya itu ‘gaya’. Kami sendiri, tak jarang menjadikan Jani sebagai olok-olokkan, dan sering mengejeknya. Dan Jani, tetap tak peduli.
Sementara aku, adalah kebalikan dari Jani. Hari-hariku banyak kuhabiskan untuk tidur, dan sesekali bercanda bersama ‘anak buah’ di asrama. Meski aku juga anggota IKPPF, tapi aku jarang sekali ikut gotong royong bila ada pekerjaan. Sudah banyak yang melakukannya, lagipula aku tak terlalu diperlukan, pikirku. Selain tidur, terkadang aku juga mandi bila diperlukan.
Kawan, sekarang lihatlah bagaimana aku saat ini. Seperti mendapat karma, siang malam aku kuliah dari Senin sampai Jumat. Sabtu siang meluncur ke Martapura, mengambil stok-stok buku untuk dijual. Sorenya di Banjarbaru mengikuti diskusi Sindikat Pemburu Hujan. Malamnya kadang menginap di rumah Bang Harie. Di sana biasanya belajar menulis cerpen yang baik, membantu hal-hal yang berhubungan dengan penerbitan Mingguraya PRESS yang beliau kelola, atau melakukan hal-hal yang berhubungan dengan komunitas Kayuh Baimbai. Dari Bang Harie, kadang aku juga membawa tambahan-tambahan buku untuk dijual di Toko Buku online milikku.
Pagi Ahad pulang ke rumah Kakak di Handil Bakti. Tanpa istirahat, segera meluncur lagi ke Mesjid Sabilal Muhtadin mengikuti pertemuan Forum Lingkar Pena. Sesudah itu, aku akan berkutat di hadapan laptop sambil mengutuki koneksi modem yang lelet minta ampun. Mencari-cari postingan anggota Kayuh Baimbai yang layak muat. Hari itu naskah untuk halaman Media Blogger di koran Media Kalimantan yang tanggung jawabnya diserahkan padaku harus sudah dikirim, untuk dimuat pada hari Selasa.
Sore Ahad, aku harus memacu lagi motor bututku ke Taman Budaya buat latihan teater bersama grup teater Rufaidah. Mendengar sutradara yang marah-marah karena gerakanku yang kacau, atau naskah yang belum juga kuhapal, padahal aku mendapat tokoh utama. Latihan itu biasanya sampai magrib, tapi tak jarang sampai malam.
Malam Senin, aku harus memeriksa email-email di kotak masuk Komunitas Penakita. Bila ada anggota yang mengirim cerpen, aku harus memeriksanya, meneliti kekurangan apa saja pada cerpen tersebut, menuliskan komentarnya, mempostingnya di grup fb, lalu menyuruh si penulis memperbaiki lagi dan mengirimnya ke koran. Anggota yang malas kadang meminta aku yang mengirimkannya.
Keesokan paginya, aku megap-megap karena kesiangan bangun. Sampai di kampus kembali megap-megap karena baru tahu ada tugas, dan besok harus dikumpul. Sialnya dosen di kampusku itu pintar-pintar. Tugas harus ditulis tangan, sehingga tidak mungkin mencopas, dan mau tidak mau pasti dibaca!
Dari jam 8.00 sampai 14.45 tanpa istirahat mendengarkan dosen ngoceh ini-itu. Dengan perut kerontong aku ke rumah saudara di Handil Bakti. Shalat. Makan. Mandi. Menukar isi tas dengan buku-buku jualan, lalu bergegas mengantar pesanan-pesanan buku. Biasanya ke IAIN.
Selesai. Aku pulang, ke Marabahan, karena malam tidak ada jadwal kuliah. Tapi buru-buru aku mengerem. Sebuah sms dari ketua kelas masuk saat aku hampir sampai rumah. “Maaf kawan-kawan, malam ini dosen xxxxx masuk jam 19.00.” Motor pun putar arah.
***
Getar ponsel membuatku terbangun. Kubuka sms yang masuk. Isinya soal pemesanan buku. Di depan kulihat dosen masih semangat menjelaskan. Aku lalu melanjutkan tidur.
Pulang kuliah malam, aku kelelahan. Hampir tertidur, tapi tidak bisa karena orangtua yang ngomel-ngomel. Tiba-tiba teringat dengan tugas yang harus ditulis tangan itu. Dengan malas mengambil polpen dan kertas folio. Lalu berkutat dengan bahasa-bahasa semacam Vena Cava Superior, Sektum, nutrisi, riwayat sakit, fisiologis, sistole, dan sebagainya, dan sebagainya.
Aku terbangun lagi dengan tugas yang ternyata belum selesai. Shalat. Mandi. Makan. Gosok gigi. Berangkat. Mampir di salah satu kios buat beli koran hasil kerjaku dua hari sebelumnya. Di kampus aku buru-buru mengerjakan tugas yang belum selesai, hingga selesai. Dan plang! Ternyata dosen yang bersangkutan tidak masuk.
Aku pulang, tidak ke rumah, cuma ke Handil Bakti. Menyalakan laptop, melanjutkan cerpenku yang belum juga selesai. Pikiranku buntu. Laptop kumatikan. Begitu sudah mati, tiba-tiba kuhidupkan lagi karena tiba-tiba ingin menulis lagi. Bukan melanjutkan cerpen, tapi menulis berita untuk website Jurnalisme Warga Kayuh Baimbai (kayuhbaimbai.org) sebagai kesetiaanku pada komunitas. Tapi saat mencolok modem, dan koneksi sudah tersambung, niat menulis berita itu buyar karena asik fesbukan. Saat asik-asiknya, muncul peringatan baterai lemah. Sialnya, charger tertinggal di rumah di Marabahan. Laptop pun kumatikan, lalu membaca novel (yang tak selesai-selesai).
Satu bab membaca, aku bosan. Kemudian meraih naskah teater dan menghapalnya. Jam setengah dua siang, aku ke warung Cendana makan siang. Lalu ke kampus lagi. Aku hampir menabrak orang yang menyeberang jalan karena pikiran yang tak konsen. Orang itu mengumpat. Di kelas, kawan-kawan ribut soal tugas. Rupanya siang ini dikumpul. Aku tenang-tenang saja, karena sudah mengerjakannya. Tapi aku segera gelagapan saat membuka tas dan mengetahui rupanya tugas tadi tertinggal di Handil Bakti. Aku pasrah.
Hari-hariku terus berlanjut. Tugas dan kesibukan semakin menumpuk. Menyiapkan materi karena diminta jadi pembicara dalam seminar interner di SMPN 5 Banjarmasin, Belitung. Jualan buku. Ke sawah. Bikin cover buku. Menulis berita. Memposting. Minjam buku. Mengembalikan buku. Mencuci pakaian. Mengedit cerpen. Menjaga keponakan. Pementasan. Nonton film. Bangun kesiangan…. Aku kelelahan!

***

Di sela-sela hariku yang penuh kesibukan, kadang aku melamun di kamarku yang jendelanya kubuka sambil memandangi langit malam yang gelap. Aku merasakan, dalam kesibukan itu, ternyata hidupku benar-benar kesepian.[]

Jumat, 04 November 2011

Ngeblog Pakai Wordpress (bag. 2)

Jika pada tutorial sebelumnya saya sudah jelaskan dengan simpel gimana caranya bikin blog dengan WordPress, sekarang saya akan kasih langkah-langkah membuat posting (tulisan) di blog WordPress, karena banyak yang mengaku bingung menggunakan WordPress.
Oke, langsung aja.
1. Log in dulu, caranya buka http://alamatbloganda.wordpress.com/wp-admin , isi USERNAME dan KATA SANDI, lalu klik tombol MASUK.

2. Anda kemudian akan berada di Dasbor, tempat seluruh “kendali” blog Anda. Untuk membuat postingan, pilih menu TULISAN yang ada di sebelah kiri, lalu pilih sub menu TAMBAHKAN BARU.
3. Sekarang, Anda berada di halaman pembuatan posting baru. Ketik judul postingan Anda pada kolom kecil di bagian atas, sedangkan isi tulisan ketik di kolom besar di bawahnya.

- Bila postingan terlalu panjang, ada baiknya Anda hanya menampilkannya sebagian di halaman awal blog Anda, ini agar blog Anda lebih terlihat rapi. Caranya, letakkan cursor/pointer pada bagian postingan yang ingin Anda putus, lalu klik icon .
- Agar postingan kelihatan lebih menarik, Anda juga bisa memasukkan gambar. Caranya, klik icon yang berada di antara kolom judul dan isi postingan. Kemudian klik tombol PILIH BERKAS, lalu cari gambar dari komputer Anda yang ingin dimasukkan ke dalam postingan. Wordpress akan melakukan pengunggahan setelahnya. Bila proses unggah telah selesai, klik tombol SISIPKAN KE DALAM TULISAN yang ada di bagian bawah, maka gambar akan segera muncul di postingan Anda.
- Layaknya folder dalam komputer, postingan yang sedang Anda posting pun bisa Anda buat kategori-kategorinya agar rapi dan mudah mencari. Caranya, pada menu CATEGORIES di sebelah kanan, klik + TAMBAHKAN KATEGORI BARU. Tulis kategori untuk postingan tersebut pada kolom yang disediakan, misalnya: Info. Setelah itu klik tombol TAMBAHKAN KATEGORI BARU di bawahnya.
4. Bila semuanya dirasa sudah beres dan yakin tidak ada kesalahan, klik tombol TERBITKAN di sebelah kanan. Tulisan Anda tadi pun sekarang sudah bisa dibaca oleh semua orang di seluruh dunia.
Untuk melihat bagaimana hasilnya, ketik saja langsung alamat blog Anda di browser. Untuk meneruskan membaca postingan yang hanya ditampilkan sebagian, klik “CONTINUE READING” yang ada di bawah postingan, atau dengan mengklik judul postingan.
Selamat mencoba, dan selamat berbagi pada dunia! :)

Rabu, 26 Oktober 2011

Cara "Mengakali" Tugas dari Dosen

Kami punya dosen, yang menurutku cukup 'manja'. Ia tak mau ada yang tidak sesuai dengan keinginannya. Salah-salah, ia bisa ngambek! Ia dosen yang akan marah bila ada mahasiswa yang masuk kelas terlambat.
Di kelas lain, beberapa mahasiswa terlambat. Mereka diberi sanksi mengetik dua bab dari buku yang disusun sendiri oleh dosen itu. Ketikan itu harus sudah dikirim via email beberapa jam setelah jam kuliah berakhir.
Buku itu sangat besar, dan ukuran font di dalamnya pasti tidak akan lebih dari 10. Singkatnya, 2 bab itu pekerjaan yang sangat amat berat!

Aku tersenyum mendengar cerita itu keesokan harinya. Andai, andai mereka tahu, padahal ada cara yang sangat mudah dan cepat untuk mengerjakan tugas itu. Cara ini biasanya juga digunakan oleh pembuat ebook.
Nah, begini caranya:
1. Scan tiap halaman buku yang harus diketik tadi. Bila tidak ada scanner kamera bisa jadi alternatif.
2. Buka program Microsoft OneNote 2007 (dalam paket microsoft office)
3. Klik Insert > Picture > From files, lalu pilih gambar hasil scan tadi.
4. Gambar akan tampil di lembar kerja. Klik kanan pada gambar tersebut dan pilih "Copy text from picture"
5. Buka Microsoft Word, lalu paste di sana.
Selesai! Lakukan hal serupa pada halaman-halaman selanjutnya.

Kamis, 20 Oktober 2011

Toko Buku Zian

Hy kawan, tempo hari aku ikut kontes review halaman blogger di koran Media Kalimantan (Media Blogger) yang hadiahnya subdomain kayuhbaimbai.org. Alhamdulillah, reviewku terpilih sebagai salah satu pemenang (ada 3 pemenang). Jadi sekarang aku punya blog baru dengan alamat http://zian.kayuhbaimbai.org.

Nah, blog itu kugunakan untuk Toko Buku Online. Di sana dijual buku-buku sastra berkualitas dengan harga murah dan proses yang mudah, yaitu hanya dengan SMS. Di samping itu, untuk pembeli yang berdomisili di Banjarmasin dan Marabahan, ongkos kirim gratis! Dan juga pembayarannya bisa saat buku itu diantar.
Oke, buat kamu yang doyan baca buku, yuk buruan ditengok... :)

Jumat, 14 Oktober 2011

Ngeblog Masuk Koran


Kini, ada 1 halaman penuh khusus dunia blogging di koran Media Kalimantan tiap hari Selasa

Memang, banyak para blogger sekarang ini ‘terjebak’ dalam situs jejaring sosial. Banyaknya fitur yang ditawarkan situs jejaring sosial membuat itu menjadi mungkin. Namun benarkah blog kalah dengan jejaring sosial? Tentu saja tidak.
Banyak alasan untuk jawaban saya ini, namun bagi saya kelebihan utama blog yang sampai saat ini tidak terkalahkan adalah sifatnya yang terbuka. Blog kita bisa diakses oleh siapa saja tanpa perlu log in dan sebagainya.
Kelebihan lain lagi adalah, dengan memiliki blog tanpa sadar kita akan terlatih menulis; mengungkapkan gagasan, beropini, berbagi pengalaman, serta berbagi pengetahuan. Nah, barangkali karena sifatnya yang edukatif inilah, terjalin kerja sama antar Komunitas Blogger Kalimantan Selatan Kayuh Baimbai dan koran Media Kalimantan. Kerja sama tersebut berupa disediakannya satu halaman penuh tiap hari Selasa bagi para blogger untuk memuat postingan di blog ke koran Media Kalimantan. Bagi para blogger, tentu saja ini sangat berguna baik untuk meningkatkan tulisan maupun untuk ajang promosi blog mereka. Satu halaman itu diberi nama Media Blogger.

Media Blogger dimulai sejak Selasa tadi (11/10), menampilkan beberapa rubrik, yaitu:
- Isu Terpanas Dunia Blogging
- Posting Pilihan
- Tips Trick Blogging
- Jejak Pendapat
Di edisi perdana, Isu Terpanas diisi oleh ketua Kayuh Baimbai, Harie Insani Putra dengan judul tulisan "Masih Blog Diperlukan?" yang membahas perbedaan-perbedaan mendasar antara blog dan jejaring sosial, bahwa keduanya itu punya fungsi yang berbeda, namun saling membantu. Sedangkang Posting Pilihan ada postingan Eka Nurmawaty dengan postingannya berjudul "Berakit-rakit ke Hulu Jadi Bidan Kemudian". Di rubrik Tips Trick ada cara "Ngeblog Pakai Wordpress" yang merupakan posingan saya sendiri. Adapun rubrik Jejak Pendapat, adalah pendapat-pedapat para blogger dan non blogger mengenai halaman Media Blogger.
Nah, bagi para blogger sekalian, yuk ikutan berpartisipasi di halaman Media Blogger ini. Silakan kunjungi http://kayuhbaimbai.org untuk info lebih jelasnya. Bagi yang belum punya blog, buruan bikin blog! Hehe…
Oke, sukses terus buat Komunitas Kayuh Baimbai dan Media Kalimantan!

Minggu, 09 Oktober 2011

Foto-foto Kopdar di Batola Kemarin

Kopdar di Mandastana, Barito Kuala
Kopdar di rumahku
Hari Ahad, tanggal 25 September lewat, Komunitas Blogger Kalimantan Selatan Kayuh Baimbai (KKB) kembali mengadakan kopdar, setelah cukup lama tidak ngumpul-ngumpul. Kebetulan lokasinya di rumahku, di Desa Puntik Dalam, kec. Mandastana, Barito Kuala. Sekitar 18 km dari Banjarmasin.

Wah, seru sekali pokoknya. Untuk report lengkapnya bisa ditengok langsung di sini. Dalam postingan ini aku cuma mau majang foto-fotonya.




Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia merupakan ide dan gagasan sekaligus momentum besar bagi sejarah perkembangan Blogger di Indonesia. Blogger Nusantara ialah event nasional blogger yang direncanakan 1000 Blogger akan melaksanakan kopdar di Sidoarjo 27-30 Oktober 2011.


Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia secara lengkap informasinya dapat diikuti di bloggernusantara.com atau bisa membaca tulisan milik kawan, di Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia.

Ada berbagai macam lomba yang akan dilaksanakan dalam ajang Blogger Nusantara. Mulai dari kontes SEO, desain logo dan lain-lain. Secara pribadi saya mengucapkan selamat mengikuti ajang Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia. Saya sih tidak ikut, selain tidak ada dananya, juga kesibukan kuliah. Tapi kawan-kawan dari Komunitas Blogger Kalsel Kayuh Baimbai banyak yang mewakili hadir di sana.

Semoga dalam kesempatan lain, saya punya kesempatan untuk menghadiri ajang-ajang kopdar Blogger yang sifatnya skala nasional. Selamat kopdar, kawan. Selamat mengikuti

Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia.

Jumat, 07 Oktober 2011

Jalan Pulang

cinta bahalap - antologi puisi barito kuala

Mencakar damai, menyusur kabut;
di sana bersarang mimpi beserta sayap-sayapnya
Terkulai, mengendap, menyublim

Dalam tidur yang sama, dijumpa lagi peradaban beserta langitnya
Dan tanah yang membatu
Di matamu, sebuah sumur dengan kedalaman yang berkilau
Meretas pergumulan panjang, menanak keheningan paragrafmu

Telah usai narasi beku
Menjadi elegi musim kemarau
Menjadi jalan setapak panjang untuk aku pulang

Puntik Dalam, September 2011

(Puisi ini dimuat di harian Radar Banjarmasin, Minggu, 9 Oktober 2011 dan dibukukan dalam Cinta Bahalap: Kumpulan Puisi Penyait Batola Tahun 2013)

Sabtu, 01 Oktober 2011

Final Destination 5 (2011)

Pada suatu malam saya melihat trailer-nya di salah satu channel tv di tv cable rumah saya. Pikiran pertama yang terbesit adalah : "Sayang sekali kalau film ini sampai tidak masuk Indonesia gara-gara masalah pajak film import yang sempat bermasalah beberapa lalu. Tapi wajah saya kembali tersenyum setelah melihat jadwal pemutaran di Indonesia mulai tanggal 21 September 2011. Sebagai penonton setia Final Destination dari seri pertama, pasti akan sangat mengecewakan jika sampai terlewatkan. 

Akhirnya saya menyempatkan menontonnya di bioskop. Seperti seri-seri sebelumnya, saya tidak menemukan bintang kenamaan di film ini, ya... kecuali si "orang hitam" misterius yang selalu datang setiap kali ada kematian. Setelah saya melihat reviewnya di beberapa media online, banyak yang berpendapat bahwa ada sedikit kemajuan dibanding film terdahulunya.

10 menit pertama adalah waktu yang cukup beresiko untuk film Box office. Apalagi diusung oleh duet produsen Warner Brothers dan New Line Cinema. Dan, ternyata bahkan mungkin 15 menit adalah permulaan yang cukup membosankan. Hingga yang ditunggu-tunggu (seperti biasanya) sebuah "penglihatan" mulai terjadi di film ini. Ya, kita bisa berimajinasi apapun di film ini untuk mendapatkan visual kematian yang menakutkan sekalipun. Mulai dari perut terburai, kepala pecah, badan remuk, you name it... ada disini.  Walaupun (sayangnya) agak dipaksakan untuk scene tertentu. Tapi bukankan memang itu yang penonton tunggu?

Sepertinya selain tertera label DEWASA, perlu juga ditambahkan KUAT JANTUNG & TIDAK HAMIL. Karena saya yakin orang yang berpenyakit jantung dan (apalagi) yang sedang hamil akan sangat berbahaya melihat adegan khas film ini. Sound effect dan Visual Effect yang baik menjadikan penonton lebih merasakan bahayanya. Bahkan saya pun harusnya rugi, karena beberapa kali memejamkan mata karena tak kuat melihatnya ahahaha...

Lupakan soal pemain kenamaan, jalan cerita yang padat dan drama yang menyentuh, karena kita menonton film bergenre Thriller. Jika Anda kecewa tidak mendapatkan itu semua, mungkin Anda salah masuk studio. Dan ada 1 hal yang menjadi pikiran saya, pada akhir film terdapat scene persis seperti di seri 1 (scene pesawat menuju Paris) dan beberapa adegan di seri sebelumnya pada credit title. Apakah ini akhir dari Final Destination? Dari keseluruhan penilaian saya jatuh diangka : 7,3/10 (Perlu Untuk Dikoleksi)


-Didiet Triquetra -

Sabtu, 18 Juni 2011

Gnome & Juliet (2011)

Pada awal film ini dipromosikan pada bulan Maret di Indonesia tidak ada rasa ketertarikan sama sekali pada film ini. Entah mengapa sudah merasa underestimate duluan melihat judul dan produser yang tertera pada posternya. Ya, setidaknya ini film animasi perdana Touchstone yang pernah saya tahu setelah sebelumnya mereka lebih sukses di film Live Action dan Drama. Ditambah karakter yang dibuat tidak seunik buatan ahlinya dibidang animasi, Pixar atau setidaknya Dreamworks.

Karena rasa "gerah"nya saya terhadap film Indonesia yang makin tidak mutu belakangan ini dan terhambatnya film Hollywood untuk masuk ke Indonesia, akhirnya saya putuskan untuk menambahkan koleksi DVD saya saja. Karena saya pun kebingungan karena sudah tidak update film baru, akhirnya saya memutuskan untuk membeli film animasi yang "tidak baru" saja. Dan Gnome & Juliet menjadi salah satu pilihan saya.

Pada awal film saya langsung menampik anggapan saya bahwa Touchstone tidak bisa membuat film animasi baik. Ternyata karakter yang "tidak terlalu unik" ini lucu juga. Walaupun sekilas mirip Toy Story buatan Disney-Pixar tapi nyatanya berhasil membuat saya tersenyum bahkan tertawa. Ditambah sound yang dihasilkan begitu baik sehingga menambah kenyamanan menonton. Itulah yang sayacari dari film animasi, penuh fantasi, komedi cerdas dan suara yang sempurna. Tapi itu hanya faktor pendukung saja disamping faktor utama yaitu jalan cerita yang kuat dan character itu sendiri.

Dan saya harus mengacungkan 2 jempol saya untuk sang sutradara dan para pengisi suara yang membuat saya masuk ke dalam ceritanya dan hampir membuat saya percaya bahwa Gnome-gnome itu nyata. Ceritanya pun dipermanis oleh balutan musik score yang apik dan lagu-lagu dari Sir Elton John. Walaupun cerita yang diambil mirip masterpiece Shakespeare "Romeo & Juliet" tapi plesetannya pun sangat menyentuh. Dan jujur saja, saya sampai menonton untuk kedua kalinya di hari yang sama :)

Dan kesimpulan yang saya berikan : 7,5/10 (Perlu untuk dikoleksi)

Ya, ini film animasi yang sangat baik dan bisa saya sejajarkan dengan koleksi animasi Pixar saya :)

-Didiet Triquetra-

Minggu, 24 April 2011

World Invasion : Battle Los Angeles (2011)

Melihat trailernya, saya mengira film ini akan sesukses film 2012. Dari judulnya yang kuat, sepertinya sangat mengundang untuk segera mengetahui kedahsyatan film ini. Tapi semua ekspektasi saya agaknya berlebihan. Seperti biasa, film-film bergenre (Action Sci-fi) ini tidak banyak diisi oleh pemain kenamaan. Entah karena terlalu banyak bugdet terbuang untuk 3D animation, ledakan dan sound engineer terbaik atau memang si Produser sudah tahu bahwa film ini tidak banyak peminatnya layaknya film drama atau Action sesungguhnya.

Memang film jenis ini sesungguhnya sangat beresiko jika tidak dieksekusi dengan baik. Maka dari itu, sebelum menonton saya selalu mengecek siapa yang bertanggung jawab untuk membuatnya. Seperti film-film sebelumnya, Columbia Pictures selalu menampilkan film-film cemerlang tapi tidak kali ini. Itulah mungkin yang menyebabkan film ini kurang promosi. Sebenarnya inti cerita dan kualitas gambar & suara cukup baik, tapi entah kenapa rasanya masih jauh dari memuaskan. Berbeda dari film War of The World arahan Steven Spielberg tahun 2005 silam yang menceritakan kehadiran alien yang akhirnya di musnahkan oleh orang biasa, di film ini kita digiring pemusnahan makhluk asing dari sudut pandang tentara. Pada akhirnya, sisi drama tidak mengena dan gambaran perang saja yang kita dapat.

Sepertinya kritikus di www.imdb.com setuju dengan pernyataan saya bahwa film ini agaknya gagal. Budget USD 70juta yang dikeluarkan hanya kembali USD 82juta tidaklah hasil yang gemilang. Sangat disayangkan. Dengan ini saya menilai : 5.8/10 (Tunggu di TV saja)


- Didiet Triquetra -

Sabtu, 23 April 2011

The King's Speech (2011)

Saat melihat judul filmnya dan tentu saja melihat poster dan trailernya, saya pesimis dengan film ini. Saya beranggapan film yang berlatar belakang kerajaan biasanya membosankan. Apalagi saat saya membaca sinopsis nya yang intinya membuat seorang raja baru untuk berpidato di depan rakyatnya. Pastinya saya yakin beberapa dari Anda juga melewatkan judul film yan satu ini di jadwal nonton Anda.

Tapi ternyata anggapan itu agaknya mulai goyah setelah film ini di nobatkan 15 nominasi OSCAR™ 2011 yang salah satunya adalah BEST PICTURE. Apakah saya yang terlalu underestimate? Akhirnya di satu kesempatan saya membeli DVD nya untuk saya "revisi". Dan akhirnya saya mendapatkan jawabannya.

Sebenarnya tidak ada yang istimewa di film ini. Beberapa nama terkenal yang juga pernah kita lihat di film Harry Potter pun tampak di sana. Bagi orang-orang yang menggemari sejarah khususnya sejarah Inggris, mungkin cerita ini sungguh menyentuh. Untuk saya penikmat film, saya hanya melihatnya berdasarkan kacamata saya yaitu menikmati yang ada di setiap frame. Setidaknya film ini cukup sukses di negara pembuatnya, namun tidak disini karena hanya sebagian penonton saja yang menilai film ini sungguh brilliant. Tapi, entahlah...mengapa saya menikmatinya hanya seperti film drama pada umumnya? Tidak ada hal yang baru disini. Proses membuka hati seseorang yang sombong hingga akhirnya Ia tersadarkan sepertinya sudah sering ditampilkan di film lainnya. Apakah ada kesan sentimentil didalamnya karena menceritakan keluarga kerajaan Inggris? mungkin saja. Tapi selama 118menit saya hanya melihat film drama biasa yang diceritakan secara padat. Dan penilaian saya adalah : 6.3/10 (Nonton di TV saja)

-Didiet Triquetra-

Minggu, 10 April 2011

Menambah Widget Jam

Blog itu akan lebih bagus kalau di hiasi widget yang bermanfaat. Untuk yang kali ini, saya beberkan cara menambah widget jam yang biasanya ada di setiap blog :
1. Buka web http://www.clocklink.com/
2. Pilih bentuk jam yang diinginkan : analog, animal, animation dll.
3. Klik pada tombol View HTML tag di bawah gambar jam yang diinginkan.
4. Klik Accept di bawah License Agreement.
5. Atus sesuai keinginan : warna, ukuran dll.
6. Copy script yang terdapat di kotak besar di bawah settingan jam.
7. Buka rancangan pada tab Blogspot, lalu klik Tambah Widget, pilih HTML/JavaScript.
8. Paste di kotak javascript dan simpan.
9. Letakkan dimana Anda menginginkan posisi jam tersebut, klik simpan.

Selamat, Anda sudah berhasil menambahkan widgt jam pada blog Anda.

Happy blogging :)

127 Hours (2011)

Film yang baik adalah film yang bisa membuat penontonnya merubah pola pikirnya menjadi lebih baik. Nah, sepertinya film ini cocok untuk yang membutuhkan motivasi, walaupun tidak bisa di telan mentah-mentah. Adalah 127 Hours (127 jam) dimana seseorang sangat menghargai detik demi detik akan kehidupannya. Berdasarkan kisah nyata, film ini berhasil menggambarkan perjuangan seseorang untuk tetap hidup walau diujung maut. 

Diperankan oleh James Franco sebagai Aron Ralston, yang pernah kita lihat juga penampilannya sebagai Harry di film Spiderman 1-3. Dan menurut www.imdb.com, James Franco bukanlah pilihan utama si Sutradara (Danny Boyle), tetapi Cillian Murphy yang aksinya bisa dilihat di film The Dark Knight sebagai Scarecrow. Entah mengapa secara kebetulan kedua calon pemainnya adalah tokoh antagonis di film sebelumnya. Dan ternyata pilihan ke James .F tidaklah salah karena Ia berhasil dinominasikan sebagai Best Actor di OSCAR™ 2011. 

Selain cerita yang kuat, visual dan suara sangat perlu untuk diperhatikan. Gersangnya Grand Canyon sangat jelas tergambar dan musik pengantar semangat berhasil di eksekusi oleh nominator OSCAR™ 2011 asal India, A.R Rahman untuk kesekian kalinya. Cerita, akting, visual, suara dan musik adalah resep penting di dalam film terbaik. Dan kesimpulannya adalah : 8.8/10 (Wajib Ditonton dan Dikoleksi)

-Didiet Triquetra-

Triangle (2010)

Ada satu film yang agaknya terlewatkan di tahun 2010 lalu yang hampir tidak masuk kedalam koleksi saya. Dan jika melihat dari cover dan daftar pemainnya, mungkin Anda juga akan melewatkannya. Tapi seperti pepatah ; Jangan menilai buku dari kulitnya. Entah mengapa mata saya tertuju pada film di pada saat memilih untuk membeli film DVD baru di toko. Bahkan penjualnya saja tidak merekomendasikannya, tapi yah bisa dibilang membeli kucing dalam karung, kita tidak akan tahu isinya sebelum melihatnya sendiri. 

Pada beberapa menit pertama sepertinya Anda akan menemukan film yang agak membosankan. Tapi untungnya kita dihibur oleh suara dan visual yang menawan. Hingga menit ke 20 pun kita belum mengerti maksud dan tujuan dari cerita ini, tapi Anda akan segera tahu beberapa menit kemudian. 

Sepertinya film sejenis ini tidak boleh dilewatkan semenitpun, karena akan merusak benang merah nya. Sekali lagi saya ingatkan, tidak akan menceritakan jalan ceritanya disini. Jadi perhatikan dengan benar detil demi detil di film ini, dan Anda akan terkejut. Pendapat di awal film yang sepertinya ingin segera menyudahi film ini berubah menjadi "apa lagi berikutnya?". Benar-benar film yang dapat merubah sudut pandang kita. Dan saya ingatkan, bagi yang tidak betah menonton sambil berpikir sepertinya Anda boleh melewatkan film yang satu ini.

Walaupun tidak ada satupun pemain yang terkenal (setidaknya menurut saya) tapi visual, suara dan jalan cerita yang tajam membuat saya betal menontonnya hingga credit title berjalan. Dan seperti biasa saya akan memberi penilaian: 7.6/10 (Perlu dipertimbangkan untuk dikoleksi)

-Didiet Triquetra-

Senin, 07 Maret 2011

Inception (2010)


Ada lagi film yang akan membuat anda berpikir sepanjang film. Salah satu film bergenre science fiction serumit Matrix kalau boleh saya bilang. Bila Matrix memanipulasi dunia nyata dengan dunia komputer, sedangkan Inception akan memainkan pikiran Anda dengan mimpi Anda sendiri. Awalnya agak sulit untuk mengerti maksud dari ceritanya. Apalagi dimulai dengan latihan misi yang belum jelas. Tapi jika mengikuti jalan ceritanya perlahan akan mengerti walaupun masih sangat jauh dari pikiran awam, setidaknya itu yang saya tangkap.Dan yang bisa dipastikan, apabila Anda orang yang tidak sabaran atau terlewat awalnya, saya yakin Anda tidak akan mengerti maksud penting cerita ini.

Permainan Leonardo DiCaprio yang menurut saya biasa saja dan pantas saja dirinya tidak dinobatkan nominasi OSCAR tahun 2011. Tapi seperti halnya awal booming film Matrix, kita akan disuguhkan gambar yang fantastis walaupun menurut saya hal itu tidaklah baru jika Anda juga sering menonton Discovery Channel atau National Geographic. Mungkin saya terlalu mengharapkan sesuatu yang berlebihan saat ingin menontonnya, karena seperti review www.imdb.com yang memberikan nilai 8.9/10 agaknya terlalu berlebihan. Saya akui konsep yang ditawarkan sangat bagus dan orisinil, tapi masih jauh dari kenyataan. Tapi saya akui, setelah menonton film ini membuat saya paranoid juga jika meghadapi sesuatu dan langsung berpikir "ini mimpi atau nyata?". Ya setidaknya film ini bisa menanamkan maksudnya di pikiran luar sadar saya, haha menyeramkan juga.

Dan sekali lagi, menilai film tidak seperti mengukur panjang sebuah penggaris tapi lebih ke sense dan selera. Dan dengan ini saya memberi nilai : 7.3/10 (Lebih baik tunggu di TV sajalah...)

-Didiet Triquetra-

Minggu, 27 Februari 2011

Social Network (2010)

Ada lagi film yang dinobatkan sebagai nominasi OSCAR 2011 kategori Best Picture dan Actor In Leading Role. Sejak trailernya tersebar di internet, saya berpikir : Apakah ini kisah nyata dari seorang Mark Zuckerberg si empunya Facebook itu? Nyatanya tidak walaupun sekilas memang mirip kisah sebenarnya yang menyebutkan nama Google, Napster dan MySpace di filmnya. Ceritanya diambil dari "Accidental Billionaire" yang memang jelas tertulis di credit title waku opening. Tidak ada sesuatu yang menarik pun dalam trailernya. Tapi karena saya adalah satau satu dari jutaan pemakai Facebook, jadi sepertinya saya wajib menonton film ini.

Dari 5 menit awal saya memikirkan para penonton awam yang tidak mengerti apa itu istilah IT mengenai bit, hex, delphi dan sebagainya. Ditambah lagi oleh logika dan analogi pemrograman, pasti langsung mengecap film ini akan membosankan. Ceritanya yang berat dan "agaknya" bertele-tele membuat film ini menurut saya kurang gereget. Ya, mau dikata apa lagi... memang kenyataannya ini film drama. Memang, hikmah yang bisa diambil dari film ini sungguh baik tapi sayangnya hanya bisa dinikmati oleh beberapa kalangan saja. Peran Jesse Eisenberg yang tidak terlalu fantastis cukup membuat saya heran, mengapa OSCAR memasukkan namanya dalam nominasi aktor terbaik.

Entahlah, untuk kali ini saya tidak bisa menyetujui rating yang dibuat imdb.com yaitu 8.1/10 di web nya menurut para penonton di Amerika. Sungguh, tidak ada yang istimewa di film ini walaupun saya akui maksud ceritanya yang menarik. Dari total durasi 2 jam, mungkin saya hanya menikmati inti ceritanya yang hanya kurang dari 1 jam. Dan hal ini membuat saya agak sulit untuk menilai.

Dan akhirnya saya setuju memberi nilai : 6.3/10 (Tunggu di TV saja)

-Didiet Triquetra-

Sabtu, 26 Februari 2011

Buried (2010)

Begitu melihat posternya, saya langsung penasaran karena tidak terlalu jelas apa yang diceritakan di posternya tetapi terdapat beberapa pujian dari kritikus terpampang di posternya. Apakah kritikus bisa dipercaya? Oleh karena itu saya membuktikannya. Dengan hunting sinopsis ke beberapa web, terlihat jalan cerita yang tidak terlalu berat karena hanya memiliki satu masalah saja. Justru, film dengan satu masalah yang bisa menjadi besar itulah yang menjadi daya tarik tersendiri. Akhirnya saya mendapatkan trailernya yang agaknya... masih tidak terlalu jelas. Saya berpikir, mungkin ada sesuatu yang disembunyikan dan harus menonton filmnya agar tahu jalan ceritanya.

Berawal dari rasa penasaran dan rasa haus akan film berkualitas lainnya dari Lionsgate, akhirnya saya putuskan untuk menontonnya. Sejak credit title di opening, penonton masih dibuat penasaran oleh animasi tulisan dan musik kontemporer khas film suspense. Diawali blackout pada screen dari menit pertama saja sudah membuat penonton gelisah. Pada saat itu pula saya sudah merasakan dampak film ini, keren. Suara engahan Ryan Reynolds dan gemeretak kayu sangat nyata terdengah membuat suasana makin mencekam. Saya bisa mengira apa yang dirasakan oleh penonton yang phobia dengan ruang sempit, pasti film ini sangat menakutkan.

Saya tak akan membahas jalan cerita filmnya disini, karena memang sangat unik dan tidak bisa diceritakan. Tatanan suara dan gambar yang menawan sangat membuat saya terperangah. Lighting yang sangat kreatif menyempurnakan film ini. Walaupun memang tetap saja ada kekurangan tapi dapat ditutupi oleh permainan actor kelas Hollywood ini. Musik khas suspense sangat tepat menemani keseraman film ini. Bila Anda melewatkan 5 menit awal film ini, pasti tidak akan nyaman karena runutan cerita yang saling berkaitan. Bagi yang mengharapkan tembak-tembakan, kejar-kejaran ataupun cium-ciuman mohon lupakan dulu karena tidak akan ditemukan di film ini. 

Dengan ini saya memberi nilai : 8,3 WAJIB DIKOLEKSI! 

Seperti yang saya tulis diatas, lupakan cerita standard (tembak-tembakan, kejar-kejaran ataupun cium-ciuman) untuk menikmati film ini.

-Didiet Triquetra-